Joshua Kimmich

Joshua Kimmich Senang Hati Bermain Di Posisi Mana Pun

Gelandang serba bisa milik Bayern Munich Joshua Kimmich mengungkapkan bahwa dirinya dengan senang hati siap untuk bermain di posisi mana pun ketika diperlukan, bahkan pada posisi kiper sekali pun.

Joshua Kimmich
Joshua Kimmich siap bermain di posisi mana pun

Posisi asli pemain yang masih berusia 22 tahun itu sebenarnya yakni sebagai gelandang bertahan. Akan tetapi, kini dirinya seringkali bermain sebagai bek tengah dan bek kanan. Baik di level klub bersama Bayern maupun di level timnas Jerman.

Sebelumnya, Kimmich pernah menyatakan bahwa dirinya lebih menyukai bermain di lini tengah. Namun demi ambisi untuk masuk ke starting eleven, kini dirinya siap dimainkan di posisi mana pun.

“Hal yang sangat penting untuk saya adalah mengenai apakah saya bermain atau tidak. Bukan mengenai di mana saya akan dimainkan,” ungkap Kimmich yang berhasil menjadi pencetak gol penyeimbang melalui aksi sepakan akrobatiknya ketika Der Panzer bermain imbang 1-1 menghadapi Denmark pada laga uji coba akhir pekan lalu. Dan dirinya juga berhasil mencatatkan tiga assist pada laga kontra San Marino pada hari Sabtu lalu yang berakhir dengan skor 7-0 untuk keunggulan Jerman.

“Pada saat saya diajukan sebuah pertanyaan dan harus memutuskan untuk memilih antara menonton di pinggir atau bermain, tentu saja saya akan selalu memilih untuk bermain. Dengan senang hati saya akan bermain sebagai penyerang, winger ataupun kiper, terpenting adalah saya dapat bermain. Saya lebih memilih untuk bermain di posisi mana pun, dibandingkan harus menyaksikan laga dari bangku cadangan,”

“Di timnas dan Bayern, terdapat sejumlah pemain yang telah memiliki menit bermain lebih lama dan tentu saja berkualitas yang sangat bagus. Selalu ada risiko Anda tidak dapat memperoleh menit bermain seperti yang Anda harapkan,” tutup Kimmich.

Thiago Alcantara: Kehadiran Pep Guardiola Telah Ubah Sepakbola Jerman

Gelandang milik Bayern Munich, Thiago Alcantara merasa bahwa setelah kehadiran Pep Guardiola telah merubah gaya permainan sepakbola Jerman.

Thiago Alcantara
Thiago Alcantara ungkap bahwa Pep Guardiola telah mengubah gaya permainan Jerman

Pemain Internasional Spanyol itu mengungkapkan, sebelum Guardiola datang menangani Bayern pada musim 2013 lalu, Bundesliga Jerman begitu berkonsentrasi pada aspek kekuatan fisik. Namun setelah kehadirannya untuk melatih The Bavarians selama tiga tahun, Bundesliga kini lebih didominasi dengan penguasaan bola.

“Dia (Pep) membawa pengaruh yang cukup besar dalam mengutamakan aspek penguasaan bola dan mendominasi permainan di atas lapangan. Sebelum kehadirannya, Bundesliga dapat dibilang menjadi suatu kompetisi yang lebih mengutamakan dalam aspek kekuatan fisik dan jumlah gol,”

“Secara umum, Dia mengubah gaya sepakbola Jerman. Dan membuat mereka (timnas Jerman) menemukan keselarasan dalam tim yang membuat mereka berhasil menjadi juara dunia,” ujar Alcantara.

Guardiola berhasil mengantarkan Bayern Munich menjuarai tiga titel Bundesliga, dua DFB-Pokal, dan Piala Dunia Antarklub serta Piala Super UEFA selama menangani tim yang bermarkas di Allianz Arena ini. Sebelum memutuskan untuk hijrah ke Liga Primer Inggris dan menangani Manchester City.

Bayern Munich Tertarik Datangkan Romelu Lukaku

Bayern Munich ternyata juga meminati penyerang Everton Romelu Lukaku yang pada musim lalu bersinar dengan mengemas 25 gol di kancah Liga Primer Inggris. Kabar tersebut di informasikan dari salah satu media terpercaya Eropa.

Romelu Lukaku
Bayern Munich ramaikan perburuan Romelu Lukaku

The Bavarians setidaknya harus bersaing dengan sang kampiun EPL musim lalu Chelsea dan juara Liga Europa Manchester United, demi mendapatkan jasa penyerang Internasional Belgia itu.

Adapun dari pemberitaan media tersebut, Lukaku dalam waktu dekat ini akan memutuskan mengenai masa depannya. Dan sang ayah, Roger begitu terbuka dengan ketertarikan raksasa Bundesliga Jerman itu.