Dirk Kuyt

Dirk Kuyt Resmi Gantung Sepatu

Dirk Kuyt yang pernah gemilang bersama Liverpool di Liga Primer Inggris dan tim Nasional Belanda, secara resmi mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk gantung sepatu. Setelah sebelumnya, Ia sukses membawa Feyenoord menjadi juara Eredivisie musim 2016/17.

Dirk Kuyt
Dirk Kuyt putuskan untuk gantung sepatu

Dalam kurung waktu 19 tahun terakhir, Kuyt pernah membela tim-tim papan atas sekelas Liverpool, Utrecht, Fenerbahce dan terakhir Feyenoord. Secara keseluruhan, Ia sukses memenangkan tujuh gelar trofi bergengsi dan telah mencatatkan caps sebanyak 105 laga bersama timnas Oranje.

Pemain serbabisa itu mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola dengan mencetak hat-trick pada akhir pekan lalu. Dan membuat timnya Feyenoord mengklaim trofi Liga Belanda setelah berpuasa kurang lebih selama 18 tahun.

“Sepanjang perjalanan saya sebagai pemain sepakbola. Tentu saya selalu mengikuti apa kata hati saya ketika mengambil sebuah keputusan. Dan hal itu juga terjadi untuk kesempatan ini,”

“Bagi saya pribadi, kesempatan ini adalah waktu yang tepat untuk saya memutuskan gantung sepatu. Dua tahun ini begitu fantastis untuk saya, semenjak saya kembali memperkuat tim ini (Feyenoord). Trofi musim ini menjadi pencapaian yang absolut bagi saya,”

“Saya memiliki impian untuk memenangkan sejumlah gelar dan menjadi kampiun bersama tim hebat ini. Dan pada akhirnya, segala mimpi saya saat ini telah menjadi kenyataan,” ujar Kuyt.

Berdasarkan informasi dari salah satu media terkemuka Belanda, bahwa Kuyt diyakini akan tetap berada di Feyenoord. Bukan kembali menjadi pemain, tetapi akan menduduki satu jabatan penting yakni tim manajemen teknik.

Dirk Kuyt Ukir Rekor Dalam Gelar Juara Feyenoord

Pada akhirnya, Feyenoord sukses mengunci gelar juara Eredivisie Belanda untuk musim 2016/17. Setelah mereka mampu meraih kemenangan di laga pamungkas melawan Heracles Almelo. Pertandingan yang digelar di Kyocera Stadion, Den Haag itu berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Dirk Kuyt
Dirk Kuyt catat beberapa rekor dalam gelar juara Feyenoord musim ini

Trofi antarklub paling bergengsi di Negeri Kincir Angin itu menjadi yang pertama bagi Feyenoord, sejak terakhir kalinya mereka raih pada musim 1998/99 silam. Catatan itu juga sekaligus menjadi koleksi gelar ke 15 bagi klub yang berasal dari Rotterdam sepanjang sejarah.

Salah satu kunci kesuksesan De club van het volk dalam meraih gelar trofi Liga Belanda musim ini. Tidak terlepas dari kontribusi besar sang kapten yang sekaligus menjadi legenda hidup klub, yakni Dirk Kuyt.

Kontribusi pemain berkebangsaan Belanda itu terbilang besar. Pasalnya, selain menorehkan catatan 12 gol dan empat assist di kompetisi domestik. Kuyt juga mampu membangkitkan mental para pemain muda yang mengikuti skuat Feyenoord musim ini. Bahkan, pada laga terakhir yang menjadi penentu gelar juara, Kuyt keluar sebagai pahlawan dengan mencetak hat-trick.

Seperti yang dilansir dari salah satu media ternama, Kuyt sukses menorehkan rekor personal dalam gelar juara Feyenoord. Rekor pertama adalah Kuyt menjadi pemain tertua keempat yang mencatatkan hat-trick di Eredivisie. Kedua yakni Kuyt menjadi pesepakbola tertua kedua yang berhasil mencetak gol di Liga Belanda, setelah Johan Cruyff.

Dirk Kuyt: Inilah Momen Terbaik Saya

Setelah berhasil membawa Feyenoord mengakhiri puasa gelar Liga Belanda selama 19 tahun pada musim ini. Dan memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pemain sepakbola. Dirk Kuyt mengungkapkan bahwa momen juara bersama Feyenoord musim ini adalah momen terbaiknya selama berkarir.

Dirk Kuyt
Dirk Kuyt ungkap momen terbaiknya selam berkarir sepakbola

“Sejak awal saya kembali ke klub ini dua tahun lalu, saya mengatakan bahwa saya akan meraih gelar juara liga. Namun, semua orang menertawakan apa yang saya katakan,”

“Saya pernah bermain di final Piala Dunia dan final Liga Champions serta bermain untuk klub-klub besar lainnya. Tapi, inilah momen terbaik saya selama berkarir sebagai pemain sepakbola,” ungkap Kuyt.